Latest News

Pengertian Outsourching Menurut Para Ahli

Anda tahu apa itu outsourching? Kata ini biasa di dengar dalam ruang lingkup dunia kerja. Anda mungkin tak asing dengan kata ini, bahkan mungkin anda bisa mendefinisikan arti kata ini sesuai dengan bahasa anda. Tapi, tahukah anda tentang definisi/ pengertian outsourching menurut para ahli? Untuk menambah pemahaman anda, yuk ikuti pembahasan berikut hingga ke akhir kalimat!!



Langsung saja kita masuk dalam inti pembahasan kali ini, dan berikut adalah pengertian outsourching menurut para ahli;
  • Muzni Tambusai selaku Direktur Jendral Pembinaan Hubungan Industrial Departemen Tenaga Kerja Dan Transmigrasi mendefinisikan outsourching sebagai memborongkan satu bagian/ beberapa bagian kegiatan perusahaan yang tadinya dikelola sendiri kepada perusahaan lain yang kemudian disebut sebagai penerima kerja
  • Greaver, mendefinisikan outsourching sebagao tindakan mengalihkan beberapa aktifitas perusahaan dan hak pengambilan keputusan kepada pihak lain dimana tindakan ini terkait dalam suatu kontrak kerjasama
  • Micheal F, Corbeett, mengatakan bahwa outsourching telah menjadi alat manajemen yang bukan hanya untuk menyelesaikan masalah tetapi juga bisa mendukung tujuan dan saasaran kegiatan bisnis perusahaan
Untuk menambah pemahaman di penulisan artikel yang diberi judul pengertian outsourching menurut para ahli, kali ini, anda juga harus tahu, jenis pekerjaan apa saja yang menggunakan system outsourching. Jenis pekerjaan yang menggunakan sisem outsourching secara umum, biasanya adalah pekerjaan yang berhubungan dengan pengamanan, seperti security/ satpam, pekerjaan yang berhubungan dengan kebersihan seperti cleaning service dan OB. Operator alat/ mesin, dan entry data menjadi deretan pekerjaan yang umum dioutsourchingkan. Nah, setelah mengetahui lebih lanjut tentang system outsorching, penasaran kah anda tentang kelebihan dan kekurangan dari system ini? Berikut akan penulis berikan gambaran tentang kelebihan dan kekurangan system outsourching ;
  1. Kelebihan system outsourching ;
  • Menghemat anggraan untuk biaya pelatihan karyawan
  • Lebih fleksibel melakukan/ tidak melakukan investasi
  • Meminimalkan resiko kegagalan investasi yang mahal
  • Pekerja dari perusahaan outsorching biasanya lebih berkualitas daripada pekerja sendiri. Hal ini dikarenakan perusahaan outsourching secara terus menerus menperbesar kualitas para pekerjanya untuk memenuhi kebutuhan perusahaan pelanggan
  1. Kekurangan system outsourching
  • Tidak bisa secara fleksibel manangani permasalahan permaasalahan unik dan khusus dalam perusahaan
  • Tidak efektif bila kontrak tenaga outsourching hanya sebentar
  • Butuh system tertentu supaya keamanan data dan system perusahaan tetap terjaga
  • Adanya kecenderungan outsourcher untuk merahasiakan system yang digunakan dalam membangun system informasi bagi pelanggan agar jasanya tetap digunakan
Bagaimana? Cukup jelas bukan pembahasan artikel dengan judul pengertian outsourching menurut para ahli kali ini? System apapun itu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk system outsourching, semua tergantung pola piker anda memaknai hal tersebut. Sekian pembahasan artikel kali ini. Semoga pembahasan dalam penulisan artikel kali ini, bermanfaat untuk anda, menambah wawasan, pengetahuan, dan mempertajam pola piker anda. Cari lah ilmu alam yang tak ada batasnya. Jika masa sekolah ada akhirnya, masa mencari ilmu tak pernah ada habisnya, jadi maksimal kan pola piker anda yaa!!!