Latest News

Pengertian Administrasi Keuangan Menurut Para Ahli

Administrasi keuangan merupakan aspek wajib yang perlu ada di setiap organisasi profesional, semisal sekolah, perusahaan, bahkan negara. Aspek finansial, pendanaan, atau keuangan merupakan aspek yang penting demi keberlangsungan sebuah organisasi. Sekalipun istilah administrasi relatif tidak asing di telinga, rupanya banyak orang yang tidak benar-benar pasti mengenai definisi istilah ini, apalagi istilah administrasi keuangan. Untuk itu tidak ada salahnya jika mengetahui apa pengertian administrasi keuangan menurut para ahli.

Administrasi keuangan terdiri dari gabungan kata administrasi dan keuangan. Secara bahasa administrasi dapat dirujuk ke beberapa bahasa. Dalam bahasa latin, kata ini bisa berarti pemeliharaan, pemberian bantuan, pimpinaan, pengelolaan, serta pelaksanaan. Dalam bahasa Belanda, kata administratie diartikan sebagai tata usaha, meliputi aktivitas tulis-menulis, pengetikan, korespondensi, pengarsipan, dan lain-lain. secara terminologis, kata administrasi diartikan sebagai sejumlah proses pengelolaan atau kerja sama kelompok yang dilaksanakan di dalam sebuah organisasi demi pencapaian tujuan organisasi secara tepat sasaran (efektif) dan tepat guna (efisien).


Secara ringkas, keuangan diartikan segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan. Dengan demikian, administrasi keuangan berarti pengelolaan yang meliputi segala aktivitas yang berkaitan dengan keuangan dengan pencapaian tujuan sebuah organisasi atau perusahaan. Pada akhirnya, administrasi akan berkaitan dengan laporan keuangan.

Secara singkat, pengertian administrasi keuangan menurut para ahli terbagi menjadi dua:
  1. Pengelolaan keuangan. Pengertian ini adalah pengertian administrasi keuangan secara luas. Dalam pengertian ini terkandung proses pengaturan serta penetapan kebijakan yang berkaitan dengan pengadaan maupun pemanfaatan keuangan sehingga tugas-tugas pokok organisasi dapat terwujud secara efektif dan efisien.
  2. Tata usaha keuangan. Ini adalah pengertian keuangan dalam arti sempit. Pengertian ini berarti bahwa administrasi keuangan berkaitan dengan proses-proses menerima, menyimpan, serta mengeluarkan uang dengan aktivitas penatabukuan. Aktivitas ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang sedang berlaku.
Sebagai bentuk pengelolaan, perlu ada beberapa komponen di dalam administrasi keuangan. Komponen tersebut setidaknya terdiri dari:
  1. Perencanaan keuangan, yaitu merencanakan pemasukan serta pengeluaran keuangan maupun aktivitas-aktivitas lainnya untuk kurun waktu tertentu.
  2. Penganggaran keuangan. Pemasukan, pengeluaran, maupun aktivitas yang telah direncanakan sebelum kemudian didetailkan dan dibuatkan anggarannya.
  3. Pengelolaan keuangan. Penggunaan dana sedemikian rupa agar dapat bermanfaat secara maksimal.
  4. Pencarian keuangan. Upaya mendapatkan pendanaan agar segala aktivitas organisasi dapat berjalan lancar.
  5. Penyimpanan keuangan. Upaya mengumpulkan dana organisasi kemudian menyimpannya dengan aman.
  6. Pengendalian keuangan. Berkaitan dengan penilaian dan perbaikan sistem maupun kinerja keuangan di dalam organisasi.
  7. Pemeriksaan keuangan. Berkaitan dengan pemeriksaan atau audit internal terhadap penggunaan keuangan agar penyimpangan dapat dicegah.
Berfungsinya komponen-komponen dalam administrasi keuangan di atas akan sangat membantu kinerja organisasi secara keseluruhan. Manfaat administrasi keuangan setidaknya meliputi hal-hal berikut:
  1. Teraturnya penerimaan maupun pengeluaran organisasi
  2. Pemanfaatan uang mampu dikendalikan dan dikoordinasikan dengan baik
  3. Berkurangnya kekeliruan dalam pembuatan laporan keuangan.
Sebagai penyimpul pengertian administrasi keuangan menurut para ahli, istilah ini dapat dilihat dari dua sudut pandang. Sudut pandang pertama, secara luas administrasi keuangan dipahami sebagai pengelolaan keuangan. Istilah ini sejajar dengan manajemen keuangan. Sedangkan sudut pandang kedua, secara sempit administrasi keuangan berarti tata usaha keuangan.