Latest News

PENGERTIAN BATIK TULIS MENURUT PARA AHLI

Pengertian batik tulis menurut para ahli akan dibahas setelah kita berbicara mengenai batik sendiri. Batik merupakan warisan leluhur yang harusnya sangat dijaga dan dilestarikan oleh setiap warga Negara Indonesia. Batik memiliki keunikan tersendiri dari pada kain lainya. Ia dibuat dari kain songketan yang pada setiap motifnya dikerjakan oleh para orang tua yang memiliki rasa seni tinggi terhadap kebudayaan Indonesia. Batik tulis, kita mengenal istilah itu untuk melambangkan bahwa dalam pembuatan batik sendiri dengan menulis diatas kain secara langsung menggunakan lilin dalam keadaan panas atau terus mendidih. Lilin tersebut harus selalu terbakar diatas api panas, mengingat lilin yang cepat sekali mongering dalam hitungan menit. Proses pengerjaan menggunakan canting, atau alat yang menyerupai sendok, lebih tinggi permukaan sisi-sisinya agar menghindari dari ketumpahan serta ada corong kecil diujung canting sebagai pena untuk mengukir batik tersebut diatas kain songketanya. Membuat batik tulis bukan hanya memerlukan waktu sehari dua hari saja. Namun waktu bulanan. Mengingat batik tulis sendiri diukir satu persatu oleh para seniman senior Indonesia yang tingakt keuslitanya mencapai High level. Tak sembarang orang mampu membuatnya, karena kebanyakan dari mereka tidak sabar pada proses pengerjaanya.


Pengertian batik tulis menurut para ahli yang mengemukakan pendapatnya asal mula Kata batik adalah dari bahasa Jawa yang berarti menulis. Terang saja, disini batik harus ditulis sendiri seperti penjelasan diatas menggunakan canting. Beberapa sumber menayangkan bahwa tehnik batik diadopsi pada bangsa Sumeria, lalu lebih dikembangkan dan ditekuni oleh masyarakat Jawa. Bagaimana bisa dari bangsa yang jauh sampai Sumeria bisa sampai Inonesia? Ingatkah anda mengenai sejarah masa lampau? Indonesia merupakan penghasil rempah-rempah dunia yang terkenal murah karena kondisi alamnya yang memungkinkan untuk menanam rempah-rempah. Akibatnya banyak pedagang India yang singgah di Indonesia lalu memperkenalkan tehnik tersebut pada masyarakat Jawa. Karena ada kecocokan sehingga mungkin saja mereka mengadopsi tehnik tersebut.

Pada jaman sekarang ini, batik tulis lebih jarang ditemui. Bukan karena pudar, ataupun sepi peminat namun kisaran harga untuk anda yang ingin memilikinya terbilang cukup tinggi. Bahkan harus merogoh kantong saku anda cukup dalam demi membeli kain batik tulis asli yang harganya kisaran ratusan juta. Meski begitu bukan berarti masyarakat Jawa lantas tak memiliki batik. Mereka tetap menggunaka batik sebagai kain atau jarik yang harganya terlampau murah, seperti batik cap yang diproduksi disetiap konveksi. Pembuatanya ini cukup mudah, karena hanya tinggal mengecap pada kain dan sudah menggunakan mesin modern. Sehingga teraf kesulitan membatik menjadi lebih menurun. Meski begitu jangan salah, batik ini juga bagus dan tetap menjaga kualitas motif, ukiran, kain, dan factor pendukung lainya.

Pengertian batik menurut para ahli salah satunya adalah Yudoseputro yang mejelaskan bahwa batik ditulis diatas kain, penanya menggunakan malam yang terbuat dari lilin sebagai media untuk menulis. Sedangkan menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) batik merupakan motif pada kain yang menjadi corak tersendiri yang pembuatanya menggunakan lilin (disebut juga malam) dan tehnik pembuatanya menggunakan proses tertentu.