Latest News

Pengertian Jual Beli Menurut Para Ahli

Penjualan merupakan transaksi paling kuat dalam dunia perniagaan bahkan secara umum adalah bagian yang terpenting dalam aktivitas usaha. Kalau asal dari jual beli adalah disyariatkan, sesungguhnya di antara bentuk jual beli ada juga yang diharamkan dan ada juga yang diperselisihkan hukumnya. Oleh sebab itu, menjadi satu kewajiban bagi seorang usahawan muslim untuk mengenal hal-hal yang menentukan sahnya usaha jual beli tersebut, dan mengenal mana yang halal dan mana yang haram dari kegiatan itu, sehingga ia betul-betul mengerti persoalan. Dalam pembahasan ini penulis akan memaparkan terlebih dahulu beberapa pengertian jual beli menurut para ahli dan memberikan uraian tentang persoalan yang berkaitan dengan masalah jual beli.

Jual beli secara etimologis artinya mengganti dan menukar sesuatu dengan sesuatu yang lain. Sedangkan secara terminologis , ulama hanafiyah mendefinisikan dengan “saling menukar harta dengan harta melalui cara tertentu”. Jual beli (menurut B.W.) adalah suatu perjanjian bertimbal-balik dimana pihak yang satu (si penjual) berjanji untuk menyerahkan hak milik atas suatu barang, sedang pihak yang lainnya (si pembeli) berjanji untuk membayar harga yang terdiri atas sejumlah uang sebagai imbalan dari perolehan hak milik tersebut. Jual belli dikatakan bersifat nasional apabbila terjadi antara penjual dan pembeli dalam wilayah negara yang sama.

Untuk memahami konsep jual beli perdagangan, lebih dahulu perlu dipahami konsep jual beli. Jual beli diatur dalam buku III Bab V Pasal 1457 sampai dengan Pasal 1472 KUHPdt. Menurut ketentuan Pasal 1457 KUHPdt, jual beli adalah perjanjian dengan mana penjual mengikatkan diri untuk menyerahkan benda, dan pembeli untuk membayar harga yang telah disetujui.

Dari pengertian jual beli menurut para ahli tersebut dapat dibedakan antara jual beli umum dan jual beli khusus. Jual beli umum lazim disebut jual beli saja, seperti yang diatur dalam KUHPdt. Sedangkan jual beli khusus disebut jual beli perdagangan, tidak diatur dalam KUHPdt ataupun dalam KUHD. Jual beli perdagangan diadakan berdasarkan perjanjian dan kebiasaan yang berlaku dalam perdagangan. Sebagai ketentuan umum, KUHPdt tetap berlaku terhadap jual beli perdagangan kecuali apabila ditentukan lain secara khusus dalam perjanjian (Pasal 1319 KUHPdt).

Islam melihat konsep jual beli itu sebagai suatu alat untuk menjadikan manusia itu semakin dewasa dalam berpola pikir dan melakukan berbagai aktivitas, termasuk aktivitas ekonomi. Pasar sebagai tempat aktivitas jual beli harus, dijadikan sebagai tempat pelatihan yang tepat bagi manusia sebagai khalifah di muka bumi. Maka sebenarnya jual beli dalam Islam merupakan wadah untuk memproduksi khalifah-khalifah yang tangguh di muka bumi.

Jual beli (trade) adalah bentuk dasar dari kegiatan ekonomi manusia. Kita mengetahui bahwa pasar tercipta oleh adanya transaksi dari jual beli. Pasar dapat timbul manakala terdapat penjual yang menawarkan barang maupun jasa untuk dijual kepada pembeli. Dari konsep sederhana tersebut lahirlah sebuah aktivitas ekonomi yang kemudian berkembang menjadi suatu sistem perekonomian.
Demikianlah uraian tentang jual beli dengan judul pengertian jual beli menurut para ahli. Semoga pembaca lebih mengerti dan memahami kosep jual beli yang telah diuraikan. Dan lakukanlah transaksi jual beli yang efektif dalam aktivitas ekonomi.